Desain Bangunan koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim

Pembangunan Kantor Koprasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jontro, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, viral di media sosial karena desainnya yang dianggap tidak masuk akal. Akun Instagram Mixil Mina Munir mengunggah kritik keras terhadap proyek tersebut, dengan menunjukkan bahwa pintu masuk bangunan menghadap sawah dan membelakangi jalan umum.
Pengamatan表明, lokasi pintu utama KDMP justru menghadap area persawahan, bukan ke jalan yang biasa dilalui warga. Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan logika di balik perencanaan pembangunan tersebut. Selama ini, akses utama sebuah pusat usaha ritel biasanya mengutamakan lokasi yang mudah dijangkau dari jalan utama demi kenyamanan pengunjung.
Mixil menilai kasus ini bukan sekadar kesalahan teknis di lapangan. Ia menyoroti adanya masalah serius dalam proses perencanaan di tingkat birokrasi. Menurut dia, keputusan membangun koprasi dengan entrance yang tidak ramah publik menandakan proyek dibuat tanpa mempertimbangkan kebutuhan dasar warga.
Lebih lanjut, Mixil mengingatkan bahwa setiap anggaran pembangunan bersumber dari uang pajak masyarakat. Ia khawatir dana yang telah digelontorkan tidak akan memberikan manfaat optimal karena fungsi utama koprasi sebagai pusat aktivitas ekonomi desa tidak akan berjalan maksimal. Dengan desain yang menyulitkan akses, potensi kunjungan warga pun akan berkurang drastis.
Kritik tersebut kini viral dan menimbulkan pertanyaan luas tentang standar perencanaan pembangunan di tingkat desa. Publik menginginkan agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek serupa agar tidak ada lagi anggaran negara yang terbuang akibat perencanaan yang asal-asalan.



