Resmikan 1.061 KDMP, Prabowo: Desa Harus Punya Kekuatan Sendiri

Nganjuk, Kompas.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara serempak dari Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian turut dihadiri menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, dan sejumlah kepala daerah.
Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Prabowo menegaskan bahwa koperasi desa harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat agar desa memiliki kekuatan mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar. Ia mencontohkan, dulu petani menghasilkan panen bagus namun tidak bisa menjual karena akses pasar sangat sulit. Kini dengan adanya koperasi, desa memiliki armada logistik sendiri untuk mengantar hasil panen ke pasar yang dituju.
koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan bahan pokok, tetapi juga menjadi sarana distribusi berbagai kebutuhan masyarakat. Prabowo menyebut, koperasi akan menyalurkan pupuk subsidi, elpiji, layanan logistik, bantuan pemerintah, pembelian gabah petani, hingga menjadi apotek obat murah di pedesaan.
Pemerintah juga menurunkan bunga pinjaman Programme Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNM) Mekaar dari sebelumnya sekitar 22 hingga 24 persen menjadi 8 persen. Prabowo menilai tidak seharusnya pengusaha besar mendapat kredit dengan bunga nine persen sementara masyarakat di kampung harus menanggung bunga 24 persen.
Presiden ke-8 RI itu menargetkan pembangunan koperasi terus dipercepat. Setelah 1.061 unit diresmikan saat ini, pemerintah membidik sedikitnya 20.000 hingga 30.000 unit koperasi beroperasi pada Agustus 2026. Prabowo memastikan target tersebut menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program besar dalam waktu singkat apabila seluruh institusi bekerja sama.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan, peresmian KDMP bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari pemerataan ekonomi desa. Ia menyampaikan, peresmian ini merupakan instrumen keadilan ekonomi bagi desa-desa di Indonesia.
Berdasarkan data yang dipublikasikan, hingga saat ini sebanyak 9.294 unit KDMP telah selesai dibangun secara fisik. Dari jumlah tersebut, 1.061 unit siap beroperasi penuh dan diresmikan secara serempak pada hari yang sama.



