Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi

Bogor – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Adityawarman Adil, turun langsung memberikan bimbingan kepada ratusan pelaku usaha mikro di Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (22/4/2026).
Pada kegiatan pelatihan perkoperasian yang digelar di aula kecamatan setempat itu, Adil menekankan urgensi penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan koperasi yang terintegrasi. Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari empat kelurahan, yakni Panaragan, Kebon Kelapa, Ciwaringin, dan Cibogor.
Dalam pidato pembukanya, politisi yang juga berlatar belakang dokter itu menyebut kegiatan ini merupakan langkah strategis membangun ketahanan ekonomi masyarakat dari akar rumput. Menurutnya, koperasi adalah instrumen paling efektif untuk menumbuhkan kemandirian finansial warga.
"Ini bukan sekadar formalitas. Koperasi harus berhenti menjadi sekadar papan nama, tapi bergerak aktif sebagai motor penggerak wirausaha dan pembuka lapangan kerja baru bagi warga Kota Bogor," tegas Adil.
Adil juga mengingatkan peran penting Dinas Koperasi dan UKM dalam memberikan pendampingan berkelanjutan. Pendampingan ini dinilai krusial agar tata kelola koperasi di lapangan bisa berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.
Lebih jauh, Adil menyinggung arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait model koperasi masa depan yang disampaikan saat dirinya mengikuti kursus kepemimpinan bagi pimpinan dewan se-Indonesia beberapa waktu lalu. Arahan tersebut menekankan pentingnya semangat Koperasi Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat kelurahan.
"Jika dikelola dengan tata kelola yang baik, koperasi kelurahan bisa menjadi solusi nyata mengurai masalah rantai pasok yang kerap membelit pelaku usaha kecil. Pemerintah Kota Bogor dan DPRD sudah menyiapkan payung hukum yang kuat untuk menjaga ekosistem ini," paparnya.
Payung hukum yang dimaksud tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pemberdayaan, Pengembangan, dan Pelindungan Koperasi serta Usaha Mikro.
Di akhir kegiatan, Adil mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat. Menurutnya, pelatihan ini bukan titik akhir, melainkan titik awal perubahan nyata di lapangan.
"Marilah kita jadikan koperasi sebagai fondasi utama memperkuat ekonomi daerah. Koperasi harus menjadi alat jemput kesuksesan anggotanya dan menyejahterakan masyarakat sekitar," pungkasnya.



