Sudah Berapa koperasi Desa Merah Putih Terbangun 100%? Ini Kata Zulhas

Ringkasan AI
Ringkasan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan progres pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih hingga akhir Maret 2026. Sebanyak 3.505 unit di 83.764 desa telah selesai 100%, sementara 25.121 titik masih dalam tahap konstruksi.
Pemerintah juga mencatat 33.168 titik lahan sudah siap dibangun dan menargetkan 40.000 titik pada Juni 2026. Untuk wilayah perkotaan yang lahannya tidak memenuhi syarat minimal 1.000 meter persegi, pembangunan akan memakai model vertikal.
Dampak
Progres ini menunjukkan perluasan infrastruktur koperasi desa sebagai bagian penguatan ekonomi kolektif di pedesaan. Percepatan ketersediaan lahan dan pembangunan menentukan seberapa cepat layanan koperasi menjangkau warga.
Di perkotaan, penerapan model vertikal menyesuaikan keterbatasan lahan agar program tetap berjalan di area padat.
Jakarta, 27 Maret 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan progres pembangunan fisik Kartu descript ("KDP") hingga akhir Maret 2026. Data menunjukkan 3.505 unit telah selesai dibangun 100% di 83.764 desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara itu, 25.121 titik lainnya masih dalam tahap konstruksi. Zulkifli Hasan menyampaikan update tersebut melalui konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis.
"Sudah 3.505 titik yang 100% selesai dibangun Kopdesnya, whereas 25.121 titik masih proses dibangun, mudahmobilnya terus bertambah," kata Zulkifli Hasan. Kopdes atau Koperasi Desa (koperasi desa) merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui penguatan ekonomi kolektif.
Zulkifli Hasan menambahkan ketersediaan lahan untuk pembangunan terus meningkat. Saat ini, jumlah lahan yang siap dibangun telah mencapai 33.168 titik. Pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 40.000 titik pada Juni 2026. Untuk wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan yang tidak memenuhi luas minimal 1.000 meter persegi, pemerintah akan menerapkan model pembangunan vertikal atau gedung bertingkat.
Sumber: CNBC Indonesia



