Kemenkop Gandeng Banyak Pihak Perkuat Kopdes Merah Putih
Ringkasan AI
Ringkasan
Kementerian Koperasi menggandeng sejumlah kementerian/lembaga untuk memperkuat pelaksanaan program Kopdes/Kel Merah Putih yang segera beroperasi. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan program ini memerlukan kolaborasi lintas instansi.
Kerja sama diteken dengan BKKBN, KPPPA, BSN, BPJS Ketenagakerjaan, PIP, dan Pemprov DKI Jakarta, mencakup fungsi gerai alat kontrasepsi dan kanal pengaduan, standardisasi produk, pembiayaan unit binaan, serta perlindungan ketenagakerjaan. Presiden Prabowo Subianto direncanakan meresmikan 1.000 Kopdes/Kel Merah Putih pada 16 Mei 2026 di Nganjuk, Jawa Timur.
Dampak
Kopdes/Kel Merah Putih diproyeksikan menjadi simpul layanan dan usaha berbasis komunitas yang mengintegrasikan pembiayaan, standardisasi produk, dan perlindungan pekerja. Masyarakat dan pelaku usaha di tingkat desa/kelurahan berpotensi memperoleh akses layanan, pasar, dan jaminan kerja yang lebih jelas.
Kementerian Kopi bekerja sama dengan sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L) untuk memperkuat pelaksanaan program Kopi/Kel Merah Putih yang akan segera beroperasi. Menteri Kopi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini membutuhkan kerja sama dengan K/L lain. "Pelaksanaan program Kopi/Kel Merah Putih membutuhkan kerja sama dengan K/L lain," katanya.
Nota Kesepahaman Bersama dan Perjanjian Kerja Sama dilakukan antara Kemendukbangga/BKKBN, KPPPA, BSN, BPJS Ketenagakerjaan, Pusat Investasi Pemerintah (PIP), dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan BKKBN, Kopi/Kel Merah Putih berfungsi sebagai gerai penjualan alat kontrasepsi serta sarana pengaduan masalah kependudukan dan pembangunan keluarga. Melalui kerja sama dengan BSN, produk yang dihasilkan dan dijual diharapkan sudah tersertifikasi dan terstandardisasi.
Bersama PIP, pembiayaan diberikan bagi unit-unit kelompok bina dari masing-masing K/L. BPJS Ketenagakerjaan melindungi para pelaku Kopi/Kel Merah Putih, baik manajer maupun pekerja yang terlibat langsung maupun tidak langsung. Presiden Prabowo Subianto direncanakan meresmikan 1.000 Kopi/Kel Merah Putih pada Sabtu (16/5/2026) di Nganjuk, Jawa Timur, meskipun rencana tersebut masih bersifat tentatif.



