Kemenkop dan PU Tugaskan Agrinas Garap Bangunan Fisik koperasi Desa Merah Putih

Ringkasan AI
Ringkasan
Kementerian koperasi dan Kementerian Pekerjaan Umum meneken nota kesepahaman untuk mempercepat pembangunan fisik koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menindaklanjuti Inpres Nomor 17 Tahun 2025. PT Agrinas Pangan Nusantara ditugaskan membangun gudang, gerai, dan perlengkapan koperasi di titik-titik desa.
Kementerian PU menyiapkan desain prototipe bangunan tahan gempa dan berkonsep hijau untuk 80 ribu koperasi desa, serta melakukan supervisi melalui balai daerah. Pemerintah menargetkan koperasi beroperasi penuh pada Maret 2026, dengan fasilitas seperti kios pupuk, LPG, sembako, apotek, klinik, dan kendaraan pendukung.
Dampak
Proyek ini ditargetkan memperkuat layanan koperasi di desa dan kelurahan melalui infrastruktur yang seragam dan terstandar. Pemerintah juga memperkirakan pembangunan fisik tersebut menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja.
Bagi masyarakat, keberadaan fasilitas koperasi diharapkan memudahkan akses kebutuhan pokok dan layanan dasar di daerah. Program ini juga menjadi bagian dari percepatan pembangunan ekonomi desa secara nasional.
Kementerian koperasi dan Kementerian Pekerjaan Umum menandatangani nota kesepahaman untuk mempercepat pembangunan fisik, gedung, gerai, dan kelengkapan koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kesepahaman itu menjadi tindak lanjut dari Inpres Nomor 17 Tahun 2025 dan ditujukan untuk menyempurnakan pembagian tugas antarkementerian dalam proyek prioritas tersebut.
Menteri koperasi Ferry Juliantono mengatakan PT Agrinas Pangan Nusantara akan melaksanakan pembangunan fisik gudang, gerai, dan perlengkapan yang dibutuhkan di titik-titik koperasi desa. Ia menegaskan Kementerian koperasi tidak memiliki kapasitas untuk melakukan supervisi konstruksi secara langsung, sehingga peran itu dilengkapi oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Kementerian PU disebut menyiapkan desain prototipe bangunan yang akan menjadi acuan kualitas untuk 80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia. Desain itu diarahkan agar tahan gempa dan mengusung konsep green building, meski pemerintah juga menyadari tidak semua daerah memiliki bahan bangunan dengan kategori yang sama.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan tugas Kementerian PU adalah supervisi dan koordinasi melalui balai-balai di daerah, bukan pengawasan langsung di lapangan. Ia menyebut kementeriannya siap mendukung arahan Presiden untuk menyelesaikan pembangunan tersebut sesuai target.
Pemerintah menargetkan koperasi desa merah putih mulai beroperasi penuh pada Maret 2026. Infrastruktur yang dibangun mencakup kios pupuk, pangkalan LPG, gerai sembako, kantor koperasi, gerai rantai pendingin, apotek desa, klinik desa, serta kendaraan pendukung pada setiap titik.
Ferry juga memperkirakan pembangunan fisik koperasi ini dapat menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja. Pemerintah berharap proyek itu bukan hanya memperkuat layanan koperasi di desa dan kelurahan, tetapi juga membuka lapangan kerja dalam skala besar di berbagai daerah.



