Menkop Sebut Minat Gen Z terhadap koperasi Terus Meningkat

Ringkasan AI
Ringkasan
Menteri koperasi Ferry Juliantono menyebut minat Gen Z dan milenial terhadap koperasi terus meningkat. Ia mencontohkan munculnya koperasi konten kreator, petani milenial, dan animator yang diprakarsai mahasiswa dan anak muda, serta menilai literasi koperasi di kalangan mereka makin baik.
Dalam kuliah umum di Universitas HKBP Nommensen Medan, Ferry mengatakan Kementerian koperasi siap mendampingi koperasi anak muda dan koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menegaskan program itu sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.
Dampak
Penguatan koperasi memberi ruang bagi anak muda untuk terlibat langsung dalam usaha dan layanan ekonomi di desa dan kelurahan. Dengan tujuh gerai utama, program ini membuka peluang partisipasi lebih luas bagi mahasiswa dan pelaku muda.
Perguruan tinggi dinilai penting untuk menyempurnakan pelaksanaan program agar sesuai kebutuhan daerah, termasuk di Sumatra Utara. Kampus juga menyatakan dukungan karena program tersebut selaras dengan amanat konstitusi.
Menteri koperasi Ferry Juliantono menyatakan koperasi tetap relevan bagi generasi muda, terutama Gen Z dan milenial. Ia mencontohkan mulai munculnya berbagai klaster koperasi yang diprakarsai mahasiswa dan anak muda, seperti koperasi konten kreator, koperasi petani milenial, hingga koperasi animator.
Menurut Ferry, antusiasme itu menunjukkan literasi koperasi di kalangan anak muda semakin baik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kuliah umum di Universitas HKBP Nommensen Medan bertema pembangunan koperasi sebagai pilar kedaulatan dan kemandirian ekonomi nasional.
Dalam kesempatan itu, Ferry menegaskan Kementerian koperasi siap mendampingi dan membina koperasi-koperasi yang sudah ada. Pendampingan itu terutama ditujukan kepada koperasi anak muda serta koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ditetapkan sebagai program strategis pemerintah.
Ferry juga menyebut koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat menjadi ruang pengembangan diri bagi mahasiswa dan anak muda. Dengan tujuh gerai utama yang akan dikelola, koperasi ini dinilai membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pengelolaan usaha dan layanan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Ia menambahkan, operasionalisasi koperasi desa dan kelurahan tersebut masih memerlukan penyempurnaan berkelanjutan agar sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah, termasuk di Sumatra Utara. Karena itu, kontribusi perguruan tinggi dan akademisi dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan program di lapangan.
Di akhir kegiatan, Ferry menegaskan kembali visi Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan arah ekonomi Indonesia sesuai konstitusi, dengan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Pihak kampus juga menyatakan dukungan terhadap program KDKMP dan menilai gagasan tersebut sejalan dengan amanat konstitusi.



