Menko Pangan: Kopdes Merah Putih yang Dibangun di Gunung Akan Ditertibkan

Ringkasan AI
Ringkasan
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan masih ada pembangunan koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tidak tepat sasaran, termasuk yang dibangun di wilayah pegunungan. Pemerintah akan mengoreksi dan menertibkan lokasi yang dinilai tidak sesuai agar fungsi koperasi berjalan optimal.
Pemerintah menargetkan sekitar 35.000 Kopdes Merah Putih rampung pada akhir Agustus 2026 dan mulai beroperasi pada September 2026. koperasi ini disiapkan sebagai infrastruktur ekonomi desa dan offtaker produk masyarakat, dengan kelanjutan pembangunan 30.000–35.000 unit pada 2027.
Dampak
Kebijakan penertiban ini memengaruhi arah pembangunan koperasi desa agar lebih sesuai kebutuhan wilayah dan potensi ekonomi setempat. Bagi masyarakat desa, keberadaan koperasi diharapkan memperlancar penyerapan hasil produksi dan memperkuat layanan ekonomi lokal.
Langkah pemerintah juga menandakan program Kopdes Merah Putih menjadi bagian penting dari agenda pangan dan ekonomi desa. Pelaksanaannya akan menentukan seberapa cepat manfaat program ini dirasakan di tingkat akar rumput.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan masih ada pembangunan koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dinilai tidak tepat sasaran. Salah satunya ialah pembangunan yang dilakukan di wilayah pegunungan. Pemerintah, kata Zulhas, akan melakukan koreksi terhadap pembangunan KDKMP yang lokasinya tidak sesuai agar fungsi koperasi dapat berjalan optimal.
“Ini ada desa-desa yang tidak tepat, tentu kita akan koreksi. Seperti pembangunan di gunung-gunung ada satu, dua atau berapa banyak, kita akan tertibkan,” ujar Zulhas dalam Konferensi Pers Nota Keuangan, Jumat (14/8/2026). Menurut dia, pemerintah saat ini tengah mengejar penyelesaian pembangunan KDKMP.
Pemerintah menargetkan sekitar 35.000 Kopdes Merah Putih selesai pada akhir Agustus 2026 sehingga dapat mulai beroperasi pada September 2026. Zulhas menjelaskan, pemerintah juga sedang menyiapkan berbagai dukungan agar koperasi tersebut dapat menjalankan fungsinya sebagai bagian dari infrastruktur ekonomi di tingkat desa.
Salah satu peran yang didorong adalah sebagai offtaker bagi produk masyarakat desa. “Sedang bekerja keras untuk dukungannya agar koperasi Desa Merah Putih ini bisa jadi infrastruktur pemerintah dan juga sebagai offtaker,” kata Zulhas.
Program pembangunan KDKMP tidak berhenti pada target tahun ini. Pemerintah menyiapkan kelanjutan pembangunan pada 2027 dengan perkiraan penyelesaian sekitar 30.000 hingga 35.000 KDKMP tambahan. Selain itu, pemerintah juga mendorong program pangan dan ekonomi masyarakat lain, termasuk pengembangan kampung nelayan dan budidaya tematik di ribuan desa.



