Zulhas Janji KDKMP Bakal Serap Hasil Panen: Tidak Boleh Petani Dirugikan

Ringkasan AI
Ringkasan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi penyerap utama hasil panen petani desa agar mereka tidak dirugikan oleh fluktuasi harga. Ia menyampaikan bahwa jika harga panen di bawah Rp6.500, koperasi akan membeli hasil bumi petani.
Kebijakan serupa juga diterapkan pada sektor perikanan melalui koperasi nelayan Merah Putih untuk menyerap ikan saat harga jatuh. Selain itu, KDKMP akan menjadi pintu tunggal penyaluran bantuan pemerintah, termasuk bansos, beras SPHP, pupuk subsidi, alat pertanian, dan gas melon 3 kilogram.
Dampak
Skema ini memberi kepastian pasar bagi petani dan nelayan, sekaligus mengurangi risiko kerugian akibat harga yang tidak stabil. Pemerintah juga menempatkan koperasi desa sebagai alat distribusi bantuan yang lebih terpusat dan terarah.
Bagi masyarakat desa, KDKMP akan berperan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penyerapan produksi dan penyaluran kebutuhan pokok. Kebijakan ini menjadi dasar pengembangan koperasi desa ke depan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan peran strategis koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam melindungi petani. koperasi ini diproyeksikan menjadi penyerap utama hasil panen masyarakat di desa atau bertindak sebagai off-taker agar petani tidak dirugikan oleh fluktuasi harga pasar.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas dalam Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya, Jakarta, pada Kamis (16/7/2026). Ia menekankan pemerintah berpihak pada rakyat petani dan tidak akan membiarkan harga panen jatuh hingga merugikan mereka.
Zulhas menyebut, jika harga panen berada di bawah Rp 6.500, koperasi Desa Merah Putih akan membeli hasil bumi petani. Menurut dia, kebijakan ini dibuat agar petani tetap memiliki kepastian pasar dan tidak menjadi korban permainan harga.
Skema serupa juga akan diterapkan pada sektor perikanan melalui koperasi nelayan Merah Putih. Dengan begitu, ketika harga ikan terlalu murah dan merugikan nelayan, koperasi akan hadir untuk menyerap hasil tangkapan mereka.
Selain berfungsi sebagai penyerap panen, KDKMP juga dirancang menjadi pintu tunggal penyaluran berbagai bantuan pemerintah. Bantuan itu mencakup bansos, beras SPHP, pupuk subsidi, alat pertanian, hingga gas melon 3 kilogram.
Zulhas menilai kebijakan tersebut menjadi modal dasar pemerintah untuk pengembangan koperasi desa ke depan. Ia menegaskan peran KDKMP bukan sekadar lembaga distribusi, melainkan instrumen untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.



