Menkop Beri Update Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih

Ringkasan AI
Ringkasan
Menteri koperasi Ferry Juliantono mengumumkan proses rekrutmen 30 ribu manajer koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah memasuki tahap akhir seleksi dan akan dilanjutkan ke pelatihan selama dua bulan. Para manajer ditargetkan mulai ditempatkan di koperasi desa pada Agustus 2026. Dari total 35.476 formasi yang dibuka, 30 ribu posisi untuk manajer Kopdes Merah Putih dan 5.476 posisi untuk pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini吸引了 383.830 pelamar. Dari sisi infrastruktur, 11.030 bangunan Kopdes telah rampung dibangun, sementara 23 ribu lainnya masih dalam pengerjaan. Pemerintah menargetkan sedikitnya 20 ribu Kopdes Merah Putih dapat diluncurkan pada Agustus mendatang.
Dampak
Program ini membuka peluang kerja profesional di sektor koperasi desa dan pesisir, sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan ekonomi kerakyatan. Kehadiran manajer profesional diharapkan meningkatkan kualitas layanan Kopdes, termasuk gerai obat, klinik, dan lembaga keuangan mikro, sehingga berdampak langsung pada masyarakat desa dan nelayan.
JAKARTA - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan proses rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sudah memasuki tahap akhir seleksi dan akan dilanjutkan ke tahap pelatihan. Para calon manajer ditargetkan mulai ditempatkan di koperasi desa pada Agustus 2026.
"Kami sekarang pada saat yang sama sedang melakukan proses rekrutmen manajer-manajer koperasi Desa Kelurahan Merah Putih karena memang menyangkut aspek profesionalitas untuk bisa mengelola koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Akhir Juli sudah selesai, sekarang tahap seleksinya sudah selesai dan memasuki tahap persiapan pelatihan," ujar Ferry, Selasa (2/6).
Menurut Ferry, pemerintah merekrut sekitar 35 ribu tenaga pengelola koperasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.000 manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dari jumlah tersebut, 5.000 posisi dialokasikan untuk mengelola KNMP di berbagai daerah pesisir.
"Calon-calon manajer yang lolos seleksi saat ini tengah dipersiapkan untuk mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian selama sekitar dua bulan sebelum resmi menjalankan tugas di koperasi desa," kata Ferry.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyatakan para peserta yang lolos seleksi akan menjalani pelatihan tersebut sebelum diterjunkan ke lapangan. Ferry menambahkan kebutuhan manajer profesional menjadi bagian penting dalam tahap operasionalisasi Kopdes Merah Putih, karena pengelolaan koperasi tidak hanya mencakup aktivitas ritel, tetapi juga layanan lain seperti gerai obat, klinik, lembaga keuangan mikro, hingga logistik.
Dari sisi pembangunan infrastruktur, Ferry melaporkan sekitar 11.030 bangunan Kopdes Merah Putih telah selesai dibangun 100 persen, lengkap dengan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung. Sementara itu, sekitar 23 ribu bangunan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah meluncurkan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, sebagai proyek percontohan. Pemerintah menargetkan sedikitnya 20 ribu Kopdes Merah Putih dapat diluncurkan pada Agustus mendatang dengan kesiapan tidak hanya dari sisi bangunan fisik, tetapi juga aspek operasional dan sumber daya manusia.
Program rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih mendapat respons tinggi dari masyarakat. Pemerintah mencatat jumlah pendaftar mencapai 383.830 orang untuk memperebutkan 35.476 formasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes dan 5.476 pengelola KNMP.



