Pemerintah Targetkan 30 Ribu Kopdes Beroperasi Pertengahan 2026

Ringkasan AI
Ringkasan
Pemerintah menargetkan sekitar 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih siap beroperasi pada Juni–Juli 2026, sebagai program strategis nasional agar berdampak langsung mulai 2027. Target ini dibahas dalam Rakortas lintas kementerian yang dipimpin Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Per 20 April 2026, telah terbentuk 83.372 unit dengan lebih dari 2,2 juta anggota; tersedia 35.408 titik lahan siap bangun, 25.625 titik dalam pembangunan, dan 5.714 titik selesai. Kendala utama adalah operasional yang belum optimal akibat keterbatasan kendaraan dan peralatan pendukung.
Dampak
Percepatan operasional KDKMP ditujukan memperluas layanan ekonomi koperasi di desa/kelurahan, dengan cakupan hingga 80 ribu wilayah pada 2026. Realisasi target akan memengaruhi akses masyarakat terhadap aktivitas usaha koperasi dan kelancaran distribusi layanan di tingkat lokal.
JAKARTA - Pemerintah menargetkan sekitar 30.000 unit koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) siap beroperasi pada Juni–Juli 2026. Program koperasi desa ini ditetapkan sebagai program strategis nasional dan diarahkan agar memberi dampak langsung bagi masyarakat mulai 2027.
Target tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang dihadiri pejabat lintas kementerian dan lembaga. Salah satu peserta rapat adalah Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) La Ode Ahmad Pidana Bolombo.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang memimpin rapat mengatakan koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat untuk mempercepat operasionalisasi KDKMP di seluruh Indonesia. Ia menyebut saat ini terdapat 35.408 titik lahan siap bangun, 25.625 titik dalam tahap pembangunan, serta 5.714 titik KDKMP yang telah selesai dibangun.
Zulkifli menegaskan program KDKMP merupakan program unggulan yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan ditargetkan tuntas pada 2026 agar dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Pemerintah juga menekankan KDKMP menjadi program prioritas yang harus rampung pada 2026 dengan cakupan hingga 80 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data per 20 April 2026, jumlah KDKMP yang telah terbentuk mencapai 83.372 unit dengan total anggota lebih dari 2,2 juta orang. Dari sisi pembangunan fisik, pemerintah mencatat kembali 35.408 titik lahan siap, 25.625 titik dalam proses pembangunan, dan 5.714 titik telah rampung.
Rakortas turut menyoroti kendala yang masih dihadapi di lapangan, terutama belum optimalnya operasional koperasi akibat keterbatasan sarana pendukung. Keterbatasan kendaraan operasional dan peralatan dinilai menjadi hambatan teknis yang perlu segera diselesaikan agar target operasional pertengahan 2026 dapat tercapai.


