Viral KDMP Berdiri Dekat Makam di Lamongan, Warga Malah Senang

Ringkasan AI
Ringkasan
KDMP di Tumenggungan Baru, Lamongan, viral karena berdiri tepat di dekat TPU dan disebut angker oleh warganet. Warga sekitar justru menyambut baik karena kawasan yang sebelumnya sepi kini lebih ramai dan terang.
Juru kunci Makam Tumenggungan, Samsuri, menyatakan warga tidak menganggap lokasi makam menyeramkan, bahkan anak-anak kini sering bermain pada malam hari. Kehadiran KDMP juga memicu aktivitas ekonomi, termasuk rencana pasokan melon dari warga ke koperasi dan dukungan bagi UMKM sekitar.
Dampak
Penerangan dan mobilitas yang meningkat membuat lingkungan sekitar pemakaman lebih hidup dan mengurangi kesan sunyi. Bagi pelaku usaha, KDMP membuka akses bahan baku lebih murah, memperluas pemasaran hasil pertanian, dan berpotensi menciptakan lapangan kerja lokal.
LAMONGAN - Bangunan koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di kawasan Tumenggungan Baru, Lamongan, mendadak ramai diperbincangkan di media sosial karena berdiri tepat di dekat area tempat pemakaman umum (TPU). Video dan foto yang memperlihatkan koperasi berdampingan dengan makam memicu beragam komentar warganet. Sejumlah pengguna menyebut suasana di lokasi terlihat angker dan menyeramkan, terutama saat malam hari.
Kondisi di lapangan justru berbanding terbalik dengan anggapan tersebut. Warga sekitar mengaku senang dengan keberadaan koperasi itu karena membuat kawasan yang sebelumnya sepi kini lebih hidup. Aktivitas masyarakat perlahan meningkat seiring bertambahnya mobilitas warga yang datang dan pergi dari area KDMP.
Samsuri, juru kunci Makam Tumenggungan yang sudah hampir sembilan tahun menjaga area tersebut, menegaskan warga tidak pernah menganggap lokasi makam itu menyeramkan. “Warga sekitar tidak pernah menganggap lokasi makam itu menyeramkan,” ujarnya. Ia menilai suasana malam hari justru menjadi lebih terang sejak pembangunan koperasi berdiri di dekat pemakaman.
Menurut Samsuri, keberadaan KDMP turut mengubah kebiasaan warga di sekitar makam. Aktivitas masyarakat kini lebih ramai, bahkan area tersebut sering menjadi tempat bermain anak-anak pada malam hari. Penerangan yang bertambah dan arus orang yang meningkat membuat kawasan pemakaman tidak lagi terasa sunyi seperti sebelumnya.
Di luar perubahan suasana, KDMP juga memunculkan harapan bagi perekonomian warga. Di samping area makam, warga mulai mengembangkan budidaya melon yang direncanakan menjadi salah satu komoditas untuk dipasok ke koperasi. Langkah ini diharapkan membuka jalur pemasaran yang lebih pasti bagi hasil pertanian setempat.
Dampak positif juga dirasakan pelaku UMKM di sekitar lokasi. Heni, pemilik warung makanan dan minuman yang berada tepat di sebelah bangunan koperasi, mengaku tidak khawatir usahanya tersaingi. Ia menilai kehadiran koperasi mempermudah memperoleh bahan baku dengan harga lebih murah dan efisien, sekaligus berharap KDMP menjadi pusat perputaran ekonomi baru serta membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar apabila tersedia lowongan kerja di koperasi.



